Kita tidak perlu berusaha meraih kesempurnaan, karena tidak ada ukuran kesempurnaan yang universal dalam hidup ini. Secara fitrah manusia adalah "ciptaan yang sempurna", yang tentu saja berbeda dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Manusia memiliki akal, dengan akalnya manusia dapat berbuat apa saja yang dianggapnya baik.
Namun,yang terpenting dalam hidup ini adalah lakukan yang terbaik menurut kita bisa. Lakukan dan ikhlaskan hasilnya pada Tuhan. Syukuri dan nikmati sepenuhnya hidup ini. Semua kejadian sudah sempurna seperti apa adanya (QI)
Kita yakin bahwa manusia hanyalah alat bagi Tuhan untuk mewujudkan rencana-rencanaNya.
Hidup kita sekarang adalah hasil dari kerja kita kemarin. Kita lah yang menentukan jalan hidup kita ke depan dengan tidak melupakanNya di setiap perjalanan ini.
Minggu, 15 Februari 2009
Selasa, 30 Desember 2008
MemasukiTahun Baru 1430 H atau tahun 2009
Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1439 H atau 1 Januari 2009.
Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun. Tahun baru hijrian 1430 H baru saja 1 hari kita lalui dan satu hari lagi kita melewati tahun 2008 dan memasuki tahun 2009. Apa yang kita rasakan dengan pergantian itu? Setiap manusia selalu berdoa dan berharap ada perubahan yang lebih baik daripada tahun sebelumnya. Mungkinkah itu dapat terwujud? Allah SWT telah menentukan jalan hidup manusia yang kita tak pernah tahu sebelumnya. Akan tetapi, kita pun yakin Allah SWT tidak akan memberikan yang jelek pada kita selama kita menjalaini hidup ini dengan taqwa, ikhlas dan jujur.
Akan seperti apa kehidupan kita di tahun depan? Kita tak kan pernah tahu. Yang pasti kita harus memperbaiki kesalahan-kesalahan masa lalu, kita coba melangkah di tahun baru ini dengan meningkatkan rasa ketaqwaan, keikhlasan dan kejujuran kita. Jalani hidup ini sebagai ibadah.
Ya, Allah berilah kami sekeluarga kemudahan dalam menjalani hidup ini. Amin.
Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun. Tahun baru hijrian 1430 H baru saja 1 hari kita lalui dan satu hari lagi kita melewati tahun 2008 dan memasuki tahun 2009. Apa yang kita rasakan dengan pergantian itu? Setiap manusia selalu berdoa dan berharap ada perubahan yang lebih baik daripada tahun sebelumnya. Mungkinkah itu dapat terwujud? Allah SWT telah menentukan jalan hidup manusia yang kita tak pernah tahu sebelumnya. Akan tetapi, kita pun yakin Allah SWT tidak akan memberikan yang jelek pada kita selama kita menjalaini hidup ini dengan taqwa, ikhlas dan jujur.
Akan seperti apa kehidupan kita di tahun depan? Kita tak kan pernah tahu. Yang pasti kita harus memperbaiki kesalahan-kesalahan masa lalu, kita coba melangkah di tahun baru ini dengan meningkatkan rasa ketaqwaan, keikhlasan dan kejujuran kita. Jalani hidup ini sebagai ibadah.
Ya, Allah berilah kami sekeluarga kemudahan dalam menjalani hidup ini. Amin.
Jumat, 21 November 2008
Pelatihan Jurnalistik Siswa /i SMAN I Depok
Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan oleh SMAN I Depok dari tanggal 8, 15, 22, Nivember dan 2 Desember 2008 bekerja sama dengan bagiannDiklat Harian Surat Kabar "Warta Kota", dengan instruktur Bapak Lasdi. Kegiatan diikuti sekitar 50 siswa SMAN I Depok yang terbagi dalam 2 angkatan. Kegiatan bertujuan agar para peserta memiliki kemampuan menulis di surat kabar serta keberanian dalam meliput even-even tertentu.
Alhamdulillah dari hasil kegiatan sudah nampak hasilnya. Hal ini terbukti sudah ada tulisan siswa SMAN 1 Depok yang meliput kegiatan. Tulisan pertama pada 7 Desember 2998 meliput Jazz Go To Campus (CGTS) di UI dan tulisan ke dua 28 Desember 2008 meliput kegiatan Hari Aids di Senayan. Mudah-mudahan tulisan-tulisan mereka akan terus menghias tidak hanya di Harian Warta Kora tapi di surat kabar -surat kabar yang lain.
Alhamdulillah dari hasil kegiatan sudah nampak hasilnya. Hal ini terbukti sudah ada tulisan siswa SMAN 1 Depok yang meliput kegiatan. Tulisan pertama pada 7 Desember 2998 meliput Jazz Go To Campus (CGTS) di UI dan tulisan ke dua 28 Desember 2008 meliput kegiatan Hari Aids di Senayan. Mudah-mudahan tulisan-tulisan mereka akan terus menghias tidak hanya di Harian Warta Kora tapi di surat kabar -surat kabar yang lain.
Seminar Sastra Bersama Putu Wijaya
Sabtu, 15 November 2008.
Pusat Bahasa bekerja sama dengan MGMP SMP - SMA Kota Depok mengadakan kegiatan Seminar Pembelajaran Sastra di Sekolah. Seminar seperti ini baru pertama kali diadakan di Kota Depok. Guru-guru bahasa Indonesia di Kota Depok hampir belum pernah mengikuti kegiatan seperti ini. Oleh karena itu, kegiatan ini mengundang antusias guru-guru bahasa Indonesia. Hal ini terlihat begitu banyak guru yang hadir, padahal undangan terbatas, bagaimana kalau tidak?
Bagi guru-guru bahasa Indonesia di Kota Depok, kegiatan seperti ini selain sebagai 'pencerahan' dalam pembelajaran sastra di sekolah dapat juga menjadi pengalaman yang menarik karena dapat bertemu langsung dengan tokoh sastra terkenal Putu Wijaya.
Putu Wijaya banyak memberikan hal-hal yang berhubungan dengan pembelajaran sastra terutama tentang drama. Bagaimana mengajar drama di kelas, memahami isi drama, dan bagaimana menilai penampilan siswa. Tidak luput pertanyaan seputar drama pun banyak terlontar dari guru-guru sehubungan dengan pengalaman mereka dalam mengajar drama di sekolah.
Pada kesempatan itu "Teater Langit" kelompok ekskul drama di SMAN I Depok menampilkan satu babak pertunjukan drama, yang ikut mendorong Putu Wijaya memberikan penilaian terhadap penampilan mereka.
Akhir kegiatan ini Putu Wijaya "didaulat" untuk membacakan sebuah puisi. Sebuah monolog yang berjudul "Kemerdekaan" membuat seluruh guru diam terpesona, kagum dan spontan mereka mengikuti bait terakhir puisi tersebut 'kuuur tekukuuur.....!
Pusat Bahasa bekerja sama dengan MGMP SMP - SMA Kota Depok mengadakan kegiatan Seminar Pembelajaran Sastra di Sekolah. Seminar seperti ini baru pertama kali diadakan di Kota Depok. Guru-guru bahasa Indonesia di Kota Depok hampir belum pernah mengikuti kegiatan seperti ini. Oleh karena itu, kegiatan ini mengundang antusias guru-guru bahasa Indonesia. Hal ini terlihat begitu banyak guru yang hadir, padahal undangan terbatas, bagaimana kalau tidak?
Bagi guru-guru bahasa Indonesia di Kota Depok, kegiatan seperti ini selain sebagai 'pencerahan' dalam pembelajaran sastra di sekolah dapat juga menjadi pengalaman yang menarik karena dapat bertemu langsung dengan tokoh sastra terkenal Putu Wijaya.
Putu Wijaya banyak memberikan hal-hal yang berhubungan dengan pembelajaran sastra terutama tentang drama. Bagaimana mengajar drama di kelas, memahami isi drama, dan bagaimana menilai penampilan siswa. Tidak luput pertanyaan seputar drama pun banyak terlontar dari guru-guru sehubungan dengan pengalaman mereka dalam mengajar drama di sekolah.
Pada kesempatan itu "Teater Langit" kelompok ekskul drama di SMAN I Depok menampilkan satu babak pertunjukan drama, yang ikut mendorong Putu Wijaya memberikan penilaian terhadap penampilan mereka.
Akhir kegiatan ini Putu Wijaya "didaulat" untuk membacakan sebuah puisi. Sebuah monolog yang berjudul "Kemerdekaan" membuat seluruh guru diam terpesona, kagum dan spontan mereka mengikuti bait terakhir puisi tersebut 'kuuur tekukuuur.....!
Senin, 18 Agustus 2008
Nobodies Perfect
Tuhan menciptakan manusia dengan karakter yang berbeda. Tidak ada manusia yang sama dan tidak ada juga manusia yang sempurna. Seandainya itu ada, hanyalah kemiripan yang diciptakaNya. Tuhan menciptakan tujuh manusia yang mirip. Kita adalah manusia yang diciptakan-Nya. Sebagai manusia kita mempunyai karakter dan sifat yang pasti beda. Melihat kehidupan ini kita pun berbeda. Menjalankan kehidupan ini pun kita berbeda. Setiap manusia mempunyai cara tersendiri untuk menjalankan kehidupan ini, sehingga dapat merasakan kenyamanan tersendiri. Hal ini lah yang kadangkala ada manusia yang tidak mengerti ini.
Kita tidak bisa melihat manusia sebelah mata. Kadang ada manusia yang kelihatannya mempunyai kemampuan dari segi materi tetapi kenyataanya dia miskin dalam menjalankan hidup bersosial di masyarakat. Begitu juga sebaliknya, manusia yang biasa-biasa saja kenyataanya dia memiliki kemampuan bersosialisasi di masyarakat, bahkan tanpa perhitungan dan tanpa pamrih.
Kadangkala sifat tenggang rasa, saling memahami, sifat mengalah, dan dapat memaklumi orang lain sangatlah diperlukan pada diri kita untuk menciptakan kedamaian hidup bermasyarakat.
Mudah-mudahan ini semua dapat kita jalankan dengan baik. Kita percaya Tuhan Maha Adil dan Maha Bijaksana. Amien
Kita tidak bisa melihat manusia sebelah mata. Kadang ada manusia yang kelihatannya mempunyai kemampuan dari segi materi tetapi kenyataanya dia miskin dalam menjalankan hidup bersosial di masyarakat. Begitu juga sebaliknya, manusia yang biasa-biasa saja kenyataanya dia memiliki kemampuan bersosialisasi di masyarakat, bahkan tanpa perhitungan dan tanpa pamrih.
Kadangkala sifat tenggang rasa, saling memahami, sifat mengalah, dan dapat memaklumi orang lain sangatlah diperlukan pada diri kita untuk menciptakan kedamaian hidup bermasyarakat.
Mudah-mudahan ini semua dapat kita jalankan dengan baik. Kita percaya Tuhan Maha Adil dan Maha Bijaksana. Amien
Sabtu, 12 Juli 2008
Penerimaan Siswa Baru
Penerimaan Siswa Baru, kegiatan yang setiap tahun dilakukan persekolahan dan setiap tahun pula para orang tua dibuat "kewalahan" dengan sistem ini. Sistem penerimaan yang selalu berbeda antardaerah yang satu dengan daerah yang lain padahal ini dalam satu negara.
Perbedaan itu tidak hanya dalam hal sistem tapi juga waktu. Apakah ini karena adanya otonomi daerah?
Contoh saja antara Jakarta dan Depok dalam hal waktu sudah berbeda? Tentu saja akan merugikan. Siswa yang sudah diterima di suatu sekolah di kota Depok tiba-tiba mengundurkan diri karena lebih memilih Jakarta. Sedangkan kota Depok sendiri memiliki aturan tersendiri untuk kekosongan siswa.
Dalam hal ini, mungkin pemerintah pusat perlu menetukan persamaan waktu pendaftaran sehingga mungkin pendaftaran siswa baru akan tertib.
Perbedaan itu tidak hanya dalam hal sistem tapi juga waktu. Apakah ini karena adanya otonomi daerah?
Contoh saja antara Jakarta dan Depok dalam hal waktu sudah berbeda? Tentu saja akan merugikan. Siswa yang sudah diterima di suatu sekolah di kota Depok tiba-tiba mengundurkan diri karena lebih memilih Jakarta. Sedangkan kota Depok sendiri memiliki aturan tersendiri untuk kekosongan siswa.
Dalam hal ini, mungkin pemerintah pusat perlu menetukan persamaan waktu pendaftaran sehingga mungkin pendaftaran siswa baru akan tertib.
Rabu, 25 Juni 2008
Perlunya Persiapan
Setiap apapun yang akan kita lakukan, maka persiapan adalah faktor utama.
Ini adalah kunci kesuksesan. Tanpanya pasti kita akan ragu, tidak 'pe-de', mungkin gagal.
Kadang-kadang kita menggampangkan setiap pekerjaan yang akan kita lakukan, akhirnya kita gagal melaksanakannya. Kesalahan pasti tidak enak, kegagalan pasti menyakitkan. Karena itu, dengan persiapan kita dapat meminimalisir segalanya.
Marilah, kita coba untuk mempersiapkan segala yang akan kita kerjakan walaupun hanya selembar kertas atau sebuah kerangka.
To get the best result, we must make a good preparation!
Ini adalah kunci kesuksesan. Tanpanya pasti kita akan ragu, tidak 'pe-de', mungkin gagal.
Kadang-kadang kita menggampangkan setiap pekerjaan yang akan kita lakukan, akhirnya kita gagal melaksanakannya. Kesalahan pasti tidak enak, kegagalan pasti menyakitkan. Karena itu, dengan persiapan kita dapat meminimalisir segalanya.
Marilah, kita coba untuk mempersiapkan segala yang akan kita kerjakan walaupun hanya selembar kertas atau sebuah kerangka.
To get the best result, we must make a good preparation!
Langganan:
Postingan (Atom)
